Home

Jumat, 12 Agustus 2011

Gedung SDN 008 Batu Sopang Belum Dapat Jatah Rehab

Ilustrasi : SD Muhamadiah Gantong "Laskar Pelangi"




Dikutip dari harian Poskotakaltim tanggal 2011-07-11  23:37:11,.  sebagai berikut : 
"TANAH GROGOT, Pemerintah Kabupaten Paser menganggarkan perbaikan atau rehabilitasi gedung tiga sekolah di Kecamatan Batu Sopang tahun 2011 ini. Ketiga sekolah tersebut adalah SMPN 3 Batu Sopang yaitu dua lokal, kemudian rehab total gedung SD Legai dan Rantau Buta.
Menurut pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pendidikan Ir H Karoding P MSi, dua gedung sekolah dasar di Legai dan Rantau Buta sudah hampir selesai dan siap menyongsong tahun ajaran baru. “Insya Allah tahun ini kedua sekolah tersebut selesai,” kata Karoding mantap.
Sebelumnya kepala Bagian Pembangunan yang juga mantan camat Batu Sopang Ir Amiruddin Ahmad MAP membeberkan kondisi terakhir SDN 006 desa Rantau Buta sebelum renovasi. “Beberapa bagian atap runtuh, dinding retak dan sejumlah lokal tidak bisa dipakai,” kata Amiruddin.
Berbeda dengan ketiga sekolah di atas,
SDN 008 Desa Busui masih harus bersabar. Pasalnya, sekolah yang dibangun 1982 itu belum beruntung untuk direnovasi tahun ini, meski kondisi fisiknya tidak jauh berbeda dengan SDN 006 Rantau Buta.
Pada saat sosialisasi pembangunan kecmatan Batu Sopang yang digelar di kantor camat beberapa waktu lalu, ketua BPD Busui Sumarlin kembali mengingatkan pemerintah kabupaten mengenai hal tersebut. (hms)"

Yah,.. mau bagaimana lagi,.. melihat pernyataan tersebut kami harus lebih bersabar dan sepatutnya bersyukur dengan apa yang telah dilakukan oleh instansi terkait dengan telah memperjuangkannya.



PEMBELAJARAN KLASIKAL

Pembelajaran Klasikal merupakan kemampuan guru yang utama. Hal itu disebabkan karena merupakan kegiatan mengajar yang tergolong efisien. Secara ekonomis, pembiayaan kelas lebih murah. Karena, jumlah siswa setiap kelas pada umumnya berkisar dari 10-45 siswa. Dengan jumlah tersebut, seorang guru masih dapat membelajarkan siswa secara berhasil. Pembelajaran kelas berarti melaksanakan dua kegiatan sekaligus, yaitu Manajemen Kelas dan Manajemen Pembelajaran.
Manajemen Kelas adalah penciptaan kondisi yang memungkinkan terselenggaranya kegiatan belajar dengan baik. Dalam Manajemen Kelas dapat terjadi masalah yang bersumber dari kondisi tempat belajar dan siswa yang terlibat dalam belajar.
Sedangkan Manajemen Pembelajaran bertujuan untuk mencapai tujuan belajar. Peran guru dalam pembelajaran secara individual dan kelompok kecil berlaku dalam pembelajaran secara klasikal. Tekanan utama dalam pembelajaran adalah seluruh anggota kelas. Disamping penyusunan desain instruksional yang dibuat, maka pembelajaran kelas dapat dilakukan dengan tindakan sebagai berikut :
a. Penciptaan tertib belajar dikelas.
b. Penciptaan suasana senang dalam belajar.
c. Pemusatan perhatian pada bahan ajar.
d. Mengikut-sertakan siswa belajar aktif.
e. Pengorganisasian belajar sesuai dengan kondisi siswa.
Dalam pembelajaran kelas, guru dapat mengajar seorang diri atau bertindak sebagai tim pembelajar. Bila guru menjadi tim pembelajar, maka azas tim pembelajar harus dipatuhi. Sebagai tim pembelajar perlu menyusun desain pembelajaran kelas dengan baik dan benar.
Adapun bermacam-macam cara yang dapat digunakan untuk mengatasi kesulitan dalam pembelajaran klasikal ini, antara lain kita dapat membentuk kelompok-kelompok kecil siswa yang anggotanya telah menguasai keterampilan prasyarat yang sama walaupun antara kelompok satu dengan yang lain berbeda dalam penguasaan keterampilan prasyaratnya, sehingga dapat memperkirakan bentuk pancingan ingatan dan bimbingan belajar yang dibutuhkan secara tepat untuk masing-masing kelompok. Cara lain yang sering dipakai ialah mengatur pengajaran, sehingga belajar awal dapat dilakukan oleh siswa secara perseorangan. Bahan-bahan pengajaran yang berprograma bisa dipergunakan untuk tujuan ini, biasanya siswa mengerjakan pengajaran-mandiri (self-instruction) dengan mempelajari buku-buku teks sebagai PR. Cara selanjutnya adalah guru bertanya kepada anggota kelas (siswa) yang memerlukan bimbingan belajar. Untuk melakukan prosedur ini, guru menggunakan pengetahuannya tentang siswa secara perseorangan untuk memperkirakan siapa diantara mereka yang mungkin memerlukan bantuan dan memerlukan petunjuk dalam mengungkap kembali hasil belajar yang sebelumnya.
Adapun dalam pembelajaran klasikal terdapat Kebaikan dan Keburukannya yaitu:
a. Kebaikannya:
   1)  Efisiensi tenaga maupun waktu.
   2)  Tata tertib pada pengawasan anak-anak lebih mudah.
   3)  Anak-anak saling belajar satu sama lainnya.
   4)  Anak-anak membiasakan kerja-sama atau bersosialisasi.
   5)  Ada persaingan yang sehat.
   6)  Membiasakan untuk memimpin dan dipimpin.
   7)  Mendidik jiwa yang demokratis.
   8)  Variasi bagi guru dan murid.
   9)  Ada waktu istirahat bagi guru.
  10) Dapat digalang persatuan anak-anak yang kelak tetap ada.
  11) Semua anak sekaligus mengisi waktunya.
  12) Ada faktor-faktor tertentu yang harus dilakukan secara bersama-sama, misalnya menyanyi, olah-raga, dsb.
b. Keburukannya :
    1) Setiap anak mempunyai perbedaan dalam : bakat, kepekaan sosial, kecakapan, agama/ keyakinan, ekonomi, perhatian, cita-cita, kecerdasan, dll sehingga tidak mungkin mendapatkan perlakuan yang sama.
     2) Sukar untuk membagi perhatian bagi setiap anak didik.
     3) Anak akan belajar juga kepada hal-hal yang kurang bahkan tidak baik dari teman-temannya.
     4) Yang cerdas akan terhambat oleh anak-anak yang kurang cerdas.
     5) Yang pandai dapat menjadikan ia sombong/ besar kepala, sebaliknya yang bodoh merasa terbelakang/
          minder.
     6) Adanya penyakit yang mudah menular, sehingga yang sakit harus segera mengejar pelajaran yang telah
          ditinggalkan dalam waktu yang lama.
     7) Bakat-bakat yang dimiliki individu sukar untuk berkembang.
     8) Pertumbuhan tubuh/ badan yang tidak wajar, dsb.

Kamis, 11 Agustus 2011

Himpunan Peraturan Perundangan Pendidikan

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Berikut ini adalah site yang menyediakan Himpunan Peraturan Perundangan Pendidikan secara lengkap. Mungkin bermanfaat bagi rekan-rekan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di wilayah Kabupaten Paser dan secara khusus untuk wilayah Kecamatan Batu Sopang,...
nih kita berikan berikan Link nya untuk melakukan Kunjungan atau dunlud di Sini

DATA DAN JUMLAH SEKOLAH DASAR / MI PER KECAMATAN se KABUPATEN PASER

sumber : Dari Sini

Senin, 01 Agustus 2011